News Update :

Kini, Berbahasa Inggris Lebih Mudah dengan Sistem "Blended ...

Penulis : Citey Soe on Friday, December 13, 2013 | 2:38 AM

Friday, December 13, 2013

Jakarta - Sebagai bahasa internasional, pelajaran Bahasa Inggris menjadi semakin penting dan populer saat ini. Bukan lagi sekadar unjuk gaya, melainkan suatu kebutuhan.


Tak heran, jika semakin banyak yang belajar bahasa Inggris di tempat-tempat kursus. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi informasi, pembelajaran Bahasa Inggris tak lagi hanya menerapkan sistem tatap muka.


Di zaman modern ini, sistem Blended Learning menjadi jawaban atas keinginan masyarakat belajar bahasa Inggris yang disesuaikan dengan kebutuhan. Kini, masyarakat bisa belajar berbahasa Inggris lebih mudah.


Chief Operating Officer PT Direct Language Solution (DLS), Jenny Lee, mengatakan Blended Learning merupakan pendekatan yang mengintegrasikan pembelajaran tradisonal tatap muka dan jarak jauh yang menggunakansumber belajar online, serta beragam pilihan komunikasi yang dapat digunakan oleh guru dan siswa. Pembelajaran pun jauh lebih komunikatif.


'Dengan Blended Learning ini, pembelajaran berlangsung lebih bermakna karena memanfaatkan berbagai macam media dan teknologi. Siswa juga tidak sekadar belajar bahasa Inggris, namun ada interaksi dan aktivitas sosial sehingga memungkinkan siswa dapat menerapkan ilmu yang didapatnya dalam kehidupan sehari-hari,' kata Jenny dalam siaran persnya kepada Suara Pembaruan, di Jakarta, Kamis (13/12).


Salah satu lembaga yang menerapkan metode Blended Learning adalah Direct English. Di tempat kursus seluas 300 meter persegi yang baru diluncurkan, di Jakarta, Rabu (11/12) ini, diterapkan pembelajaran berbasis Blended Learning, yang mengombinasikan pembelajaran dengan tatap muka, kelas jauh, internet maupun sumber yang bersifat offline dan online.


Uniknya, kata Jenny, siswa sendiri yang menentukan kapan kelulusan program yang diikutinya.


'Kami mengajarkan para siswa kedewasaan yang bertanggung jawab, dan punya komitmen. Meski begitu, tetap ada pemantauan,' kata Jenny yang juga COO PT Impact Teaching Center (ITC).


Jenny menambahkan, pihaknya menargetkan usia muda dan dewasa menjadi siswa pelatihan bahasa Inggris di bawah naungan Linguaphone Group ini. Usia dewasa yang dimaksud bisa mereka yang berusia lanjut atau merekayang tergabung dalam suatu komunitas. Ini seiring dengan minat masyarakat untuk belajar bahasa Inggris menunjukkan tren meningkat, bahkan sudah dimulai dari preschool.


DLS sendiri telah memiliki reputasi yang impresif di pasar pelatihan bahasa di Indonesia dengan memberikan pelatihan bahasa Inggris bagi kelompok angkatan kerja dan pelajar sejak tahun 2004.


'Selain di Jakarta, kami juga akan membuka Direct English ke provinsi lain, seiring dengan perkembangan dan transformasi yang terus-menerus di Indonesia. Setidaknya hingga 20 tahun ke depan ada 30 cabang kami,'katanya.


Selain itu, kata Jenny, pihaknya juga memberikan pelatihan dan tes kepada ribuan siswa di Indonesia dengan menggunakan program Bahasa Inggris 8 level yang prestisius dari the Linguaphone Group. DLS juga secara resmi diumumkan sebagai wakil resmi untuk tes BULATS dari Cambridge English Language Assessment.


Melalui pengaturan ini, para siswa Direct English di seluruh Indonesia bisa meraih kualifikasi melalui Direct English Center dan melihat dengan tepat bagaimana keahlian berbahasa Inggris mereka disesuaikan dengan standar yang diakui secara internasional.


Wakil Kepala Misi dan Konsul Jenderal Indonesia dan Timor Leste Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Rebecca Razavi, mengatakan Direct English hadir untuk membawa bahasa Inggris yang berkualitas kepada masyarakat Indonesia. Apalagi, kata dia, Indonesia merupakan pasar yang besar untuk pengembangan bahasa Inggris seiring dengan perkembangan pendidikan dan perdagangan global ke depan.


comments | | Read More...

Baru Diluncurkan, Direct English Target Buka 8 Cabang

Penulis : Citey Soe on Thursday, December 12, 2013 | 1:53 PM

Thursday, December 12, 2013

Jakarta - Menyasar kalangan pelajar, profesional muda, dan kaum ibu yang ingin memperkuat komunikasi dalam bahasa asing, The Linguaphone Group meluncurkan kembali program pelatihan Direct English di Indonesia. Lembaga ini juga menargetkan untuk membuka 8 cabang baru di kota-kota besar Indonesia hingga 2015.


'Kami menggunakan strategi berbeda agar siswa cepat menguasai bahasa Inggris. Blended, yaitu kombinasi antara pengajaran online dan face to face,' kata Jenny Lee, Chief Operating Officer PT Direct Language Solution (DLS) dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (12/12).


Lebih lanjut Jenny Lee mengatakan, para siswa nantinya bisa mengatur dan memilih sendiri cara belajar yang ingin diambilnya. 'Misalnya, berapa lama dia belajar, targetnya apa, dan kapan mau bertemu dengan tutor. Bisa diatur sendiri,' tambah dia.


Pihaknya juga merencanakan untuk memberikan pelatihan dan tes kepada ribuan siswa di Indonesia dengan menggunakan program bahasa Inggris 8 level, di bawah kolaborasi global yang baru antara The Linguaphone Group dan University of Cambridge (ESOL).


Sementara itu, Matthew Brown, New Business Manager Linguaphone Group mengatakan, pelatihan Direct English menggabungkan materi bilingual yang sangat interaktif dengan program tutorial pribadi, dan kelas percakapan.


'Kami juga menyediakan pelatihan bahasa berkualitas tinggi dari level pemula sampai kelas eksekutif senior. Program ini juga dibuat untuk korporat dan ritel,' kata Matthew.


Matthew menuturkan, kombinasi unik belajar sendiri, belajar lewat online, tutorial, dan kelas percakapan dengan native speaker, untuk memastikan siswa belajar bahasa Inggris di dunia yang sesungguhnya.


'Kami juga menyediakan kelas persiapan untuk tes kompetensi bahasa Inggris internasional, dan tes TOEFLiBT, TOEIC, Bulats,' ujarnya.


DLS sendiri telah memiliki reputasi yang impresif di pasar pelatihan bahasa di Indonesia dengan memberikan pelatihan bahasa Inggris bagi kelompok angkatan kerja dan pelajar sejak tahun 2004.


'Para siswa Direct English di seluruh Indonesia bisa meraih kualifikasi melalui Direct English center dan melihat dengan tepat bagaimana keahlian berbahasa Inggris mereka disesuaikan dengan standar yang diakui secara internasional,' sambungnya.


Berbicara pada acara peluncuran tersebut, Rebecca Razavi, Deputy Head of Mission and Consul General for Indonesia and Timor Leste Kedutaan Inggris di Jakarta menyatakan, peluncuran kembali Direct English menunjukkan ambisi untuk membawa Bahasa Inggris yang berkualitas kepada masyarakat Indonesia.


'Indonesia merupakan pasar yang besar untuk pengembangan Bahasa Inggris berkaitan dengan pendidikan dan perdagangan global,' tambahnya.


comments | | Read More...

Ormas Islam Harus Menebarkan Kedamaian

Yogyakarta ( Berita ) : Organisasi massa Islam harus mencerminkan keislamannya dengan cara menebarkan kedamaian kepada sesama, kata Duta Besar Indonesia untuk Aljazair Ahmad Ni'am Salim.


'Organisasi massa (ormas) Islam seharusnya dapat menangkap semangat tersebut dan membumikannya, bukan malah sebaliknya,' katanya di Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Kamis [12/12] .


Saat memberikan ceramah di hadapan civitas akademika UII, ia mengatakan sikap sebagian pihak yang cenderung intoleransi dan kurang arif dalam memaknai keberagaman di Indonesia dan justru bertentangan dengan semangat Islam itu sendiri patut disayangkan.


'Islam dan keindonesiaan pada hakikatnya meliputi banyak aspek, mulai dari aspek budaya, sosial, hukum hingga politik. Islam dan keindonesiaan saling erat berhubungan,' katanya.


Menurut dia, agama Islam yang tumbuh dan berkembang di Indonesia mempunyai ciri khas yang membuatnya unik yakni semangat kedamaian dan toleransi yang kental karena penyebaran Islam berlangsung secara damai di bumi Nusantara.


'Kemajemukan Islam di Indonesia telah banyak membantu menjembatani hubungan Indonesia dan Aljazair. Di Aljazair, saya terbiasa memakai sarung dalam berbagai kesempatan,' katanya.


Ia mengatakan sarung yang berfungsi menutupi bagian bawah tubuh mempunyai nilai filosofis yakni pemakainya jangan sampai tersarungi pikirannya atau hendaklah bersikap terbuka.


'Pikiran umat Islam pun juga harus demikian, jadilah umat yang berpikir brilian dan terbuka untuk menghadapi kehidupan yang terus maju dan berkembang,' kata Ni'am.


Wakil Dekan FIAI UII Nanang Nuryanta mengatakan kehadiran Dubes Indonesia untuk Aljazair Ahmad Ni'am Salim itu sesuai dengan misi fakultas yang saat ini mengarah pada internasionalisasi.


'FIAI UII dalam waktu dekat akan segera membuka kelas internasional dalam bidang hukum Islam. Timur Tengah sebagai pusat perkembangan Islam tentu saja merupakan titik tolak yang strategis bagi FIAI dalam internasionalisasi kampus,' katanya. (ant )


comments | | Read More...

Renangi Selat Bali dan Selat Madura dalam Sehari

Renangi Selat Bali dan Selat Madura dalam SehariKaltim PostIbrahim Rusli punya cara unik memberi kado untuk kota kelahirannya, Tarakan. Dia mengarungi Selat ... Tekad dia berenang di dua selat dalam waktu satu hari itu merupakan langkah Ibrahim agar dibukukan dalam Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).
comments | | Read More...

Sharp Matsuri Meriahkan Kota Bekasi

Bekasi - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) senantiasa menggelar beragam program yang memberikan kemudahan bagi pelanggannya untuk mendapatkan produk Sharp. Kini, di penghujung tahun 2013 Sharp kembali menghadirkan festival keluarga Sharp Matsuri. Festival ini digelar mulai tanggal 7 hingga 14 desember 2013 di Jl. Ir. H. Juanda, Bekasi yang merupakan pusat belanja elektronik warga Bekasi.


'Kota Bekasi merupakan kota ke-5 tempat penyelenggaraan festival Sharp Matsuri setelah Bandung, Jambi, Manado dan Karawang. Di empat kota sebelumnya, Sharp Matsuri selalu mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, oleh karenanya Sharp melanjutkan penyelenggaraan festival ini ke berbagai kota lainnya di Indonesia. Kami berharap konsumen dapat menikmati beragam permainan seru serta promo menarik yang kami tawarkan dalam kegiatan Sharp Matsuri ini,' jelas Shinji Teraoka, Sales and Marketing Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia dalam publikasinya kepada Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (12/12).


Dalam bahasa Jepang, Matsuri bermakna perayaan atau festival dimana orang - orang berkumpul dan bergembira bersama keluarga, teman atau orang terdekatnya.


Program 'Sharp Matsuri' dikemas dengan konsep unik bernuansa Jepang, melibatkan 25 dealer dimana Sharp menawarkan pengalaman berbelanja yang unik dan berbeda. Aktifitas penjualan akan dimulai dari pukul 10:00 - 21:00 WIB setiap harinya selama 8 hari berturut - turut.Konsumen tidak hanya dapat berbelanja elektronik dengan harga menarik namun juga dihibur oleh permainan seru dan pertunjukan musik. Selain itu Sharp juga menghadirkan bus Sharp Mobile Service Station (SMSS) dan memberikan servis gratis dan diskon 50% suku cadang untuk produk yang diproduksi mulai tahun 2008 ke atas.


Pengunjung Sharp Matsuri akan dimanjakan dengan beragam program penjualan yang menarik serta menguntungkan seperti setiap pembelian produk Sharp senilai Rp. 1.000.000,- (berlaku kelipatan), berhak menukarkan kupon untuk bermain games seru yang ada di center point Sharp Matsuri serta mengikuti undian harian dengan beragam hadiah menarik produk Sharp seperti Air Purifier, Blender, Hair Straighterner, Hair Dryer dan Water Dispenser.


Selain itu, tersedia juga Grand Prize berupa LCD TV, Water Dispenser Bottom Loading dan Air Purifier yang akan diundi pada hari terakhir festival Sharp Matsuri.


'Bekasi merupakan salah satu kota yang memiliki permintaan produk elektronik yang cukup tinggi seiring dengan meningkatnya tingkat hunian dan jumlah penduduk. Di kota Bekasi, Sharp memiliki pangsa pasar sebesar 25% dan pertumbuhan sebesar 135% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun jenis produk Sharp yang mendominasi penjualan di area ini adalah Kulkas 1 pintu,' ungkap Hieronymus selaku Senior Branch Manager PT SEID Jakarta.


Selanjutnya Sharp Matsuri akan mengunjungi berbagai kota lain di Indonesia, diharapkan dengan kegiatan ini, misi Sharp untuk 'Merebut Hati Masyarakat Indonesia' dapat semakin terwujud di tahun 2014.


comments | | Read More...

Sharp Matsuri Meriahkan Kota Bekasi

Bekasi - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) senantiasa menggelar beragam program yang memberikan kemudahan bagi pelanggannya untuk mendapatkan produk Sharp. Kini, di penghujung tahun 2013 Sharp kembali menghadirkan festival keluarga Sharp Matsuri. Festival ini digelar mulai tanggal 7 hingga 14 desember 2013 di Jl. Ir. H. Juanda, Bekasi yang merupakan pusat belanja elektronik warga Bekasi.


'Kota Bekasi merupakan kota ke-5 tempat penyelenggaraan festival Sharp Matsuri setelah Bandung, Jambi, Manado dan Karawang. Di empat kota sebelumnya, Sharp Matsuri selalu mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, oleh karenanya Sharp melanjutkan penyelenggaraan festival ini ke berbagai kota lainnya di Indonesia. Kami berharap konsumen dapat menikmati beragam permainan seru serta promo menarik yang kami tawarkan dalam kegiatan Sharp Matsuri ini,' jelas Shinji Teraoka, Sales and Marketing Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia dalam publikasinya kepada Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (12/12).


Dalam bahasa Jepang, Matsuri bermakna perayaan atau festival dimana orang - orang berkumpul dan bergembira bersama keluarga, teman atau orang terdekatnya.


Program 'Sharp Matsuri' dikemas dengan konsep unik bernuansa Jepang, melibatkan 25 dealer dimana Sharp menawarkan pengalaman berbelanja yang unik dan berbeda. Aktifitas penjualan akan dimulai dari pukul 10:00 - 21:00 WIB setiap harinya selama 8 hari berturut - turut.Konsumen tidak hanya dapat berbelanja elektronik dengan harga menarik namun juga dihibur oleh permainan seru dan pertunjukan musik. Selain itu Sharp juga menghadirkan bus Sharp Mobile Service Station (SMSS) dan memberikan servis gratis dan diskon 50% suku cadang untuk produk yang diproduksi mulai tahun 2008 ke atas.


Pengunjung Sharp Matsuri akan dimanjakan dengan beragam program penjualan yang menarik serta menguntungkan seperti setiap pembelian produk Sharp senilai Rp. 1.000.000,- (berlaku kelipatan), berhak menukarkan kupon untuk bermain games seru yang ada di center point Sharp Matsuri serta mengikuti undian harian dengan beragam hadiah menarik produk Sharp seperti Air Purifier, Blender, Hair Straighterner, Hair Dryer dan Water Dispenser.


Selain itu, tersedia juga Grand Prize berupa LCD TV, Water Dispenser Bottom Loading dan Air Purifier yang akan diundi pada hari terakhir festival Sharp Matsuri.


'Bekasi merupakan salah satu kota yang memiliki permintaan produk elektronik yang cukup tinggi seiring dengan meningkatnya tingkat hunian dan jumlah penduduk. Di kota Bekasi, Sharp memiliki pangsa pasar sebesar 25% dan pertumbuhan sebesar 135% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun jenis produk Sharp yang mendominasi penjualan di area ini adalah Kulkas 1 pintu,' ungkap Hieronymus selaku Senior Branch Manager PT SEID Jakarta.


Selanjutnya Sharp Matsuri akan mengunjungi berbagai kota lain di Indonesia, diharapkan dengan kegiatan ini, misi Sharp untuk 'Merebut Hati Masyarakat Indonesia' dapat semakin terwujud di tahun 2014.


comments | | Read More...

Quo Vadis Pariwisata Medan ?

Sebuah kota dengan lanskap yang menyerupai Indonesia adalah kota Medan. Dengan bermacam-macam budaya, suku, dan agama dapat dikatakan bahwa kota Medan adalah manifestasi sesungguhnya Indonesia. Medan dengan segala kelebihannya dalam bidang objek wisata dan budaya harus mampu memanfaatkan hal tersebut untuk pemasukan daerah. Namun, apakah program ' Visit Medan Years 2013' sudah berjalan dengan maksimal ?


Apa yang sebenarnya terjadi dengan Indonesia khususnya Medan dalam mengelola pariwisata. Dalam rilis dari World Economic Forum beberapa waktu yang lalu, Indonesia berada di peringkat 70 pada tingkat dunia dan 12 pada tingkat Asia Tenggara. Dari hal tersebutlah mungkin terlihat kekurang seriusan pemerintah dalam mengelola objek wisata secara maksimal untuk meningkatkan pendapatannya.


Dalam pandangan kacamata saya, Indonesia mengalami kekalahan dalam bidang infrastruktur yang kurang memadai, keamanan yang kurang terjamin, dan lingkungan pariwisata yang kurang kebersihannya. Satu hal lagi Indonesia dan kota Medan khususnya belum tepat memilih sasaran mana, yang seperti apa, dan bagaimana kebiasaan konsumen dalam kacamata pemasaran.


Sesuai dengan teori pemasaran yaitu STP ( Segmented, Targeted, and Positioning). Segmentasi atau segmented menurut, Rhenald Khasali (2000) adalahsuatu strategi untuk memahami struktur pasar dan menyasar pasar. Jika dilihat dari segmented, belum terlihat apakah pariwisata di Medan dikhususkan untuk anak muda, eksekutif muda, ataupun orang yang lebih tua.


Itu merupakan langkah yang kurang tepat dikarenakan konsumen merupakan mahluk abstrak yang jika tidak diklasifikasikan Ada baiknya kita mencontoh, misalnya Singapura dengan Marina Bay dan festival musik Zouk. Kawasan Marina Bay yang penuh dengan tempat-tempat perbelanjaan, klab-klab malam, dan kawasan hang-out merupakan tempat favorit anak muda.


Hal tersebut juga juga didukung oleh pemerintah Singapura yang mengakomodir sebuah perhelatan musik festival musik anak muda seperti rock, jazz, dan techno. Singapura membidik pasar anak muda yang hobi travelling dan hobi musik yang sangat potensial untuk pemasukannya. Pada saat berbicara dengan Medan, Segmentasi pariwisatanya harus terlihat dan terkonsep secara jelas.


Apakah itu untuk orang tua, orang tua dari umur berapa ke berapa dan juga harus diperhitungkan faktor demografis dan psikografis. Apakah pemerintah membidik pasar anak muda harus jelas ciri-cirinya mulai dari umur, pendidikan, kebiasaan, pendapatan, tempat tinggal, dan faktor demogrfis juga psikografis. Setelah itu pemerintah haruslah membuat sebuah perencanaan program pariwisata yang mampu menarik minat anak muda tersebut, misalnya pemerintah bisa bekerja sama dengan tim opera batak untuk menampilkan opera batak sekaligus menggabungkannya dengan acara festival musik anak muda, terlihat semacam remodernisasi suatu kebudayaan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.


adalah penyeleksian satu atau beberapa segmen pasar yang akan menjadi fokuskegiatan-kegiatan pemasaran (Rhenald Kasali, 2000). Jadi ketika misalnya pemerintah telah memilih segmentasi anak muda, kespesifikan dari pasar haruslah diutamakan. Segmentasi dari anak muda harus lebih dikecilkan atau dipersempit lagi. Anak muda yang seperti apa yang ditargetkan? Apakah anak muda tersebut memiliki kebiasaan yang khas. Misalnya anak muda yang berumur 20 tahunan yang mempunyai kesukaan dalam bidang teknologi.


Pemerintah dapat mengedepankan program pariwisata yang beorientasi dalam kegiatan teknologi, misalnya mengenal pembangkit tenaga listrik ataupun membuat laboratorium teknologi mini di tepian Danau Toba. Namun, anak muda yang memiliki minat tersebut hanyalah beberapa persen dan oleh karena itu diharuskan pemerintah memilih target konsumen yang memang potensial.


Ada empat pemilihan kriteria (Clancy dan Shulman, 1991), responsif, potensi penjualan, pertumbuhan memadai, dan jangkauan media. Responsif berarti pasar yang kita tuju akan memberikan sebuah tanggapan atau respon balik terhadap produk dan program pemasaran.


Misalnya jika targetnya adalah anak muda penyuka hiburan malam dan festival musik, apakah setelah pemerintah mengeluarkan atau membuat acara dan program yang berorientasi dalam hal tersebut jumlah pengunjung akan meningkat ? itulah yang harus benar-benar detil diperhatikan. Potensi penjualan adalah salah satu alasan kenapa sebuah produk atau program dijalankan.


Apakah target konsumen ini memilki nilai potensi tinggi untuk mengunjungi objek wisata yang terdapat di Medan? Potensi penjualandilihat dari nilai beli danminat konsumen terhadap produk atau program pariwisata tersebut Pertumbuhan memadai dilihat berdasarkan perkembangan konsumen setelah program pariwisata diterapkan.


Apakah memang objek wisata dan program wisata memang menarik anak muda dari target konsumen yang telah dibidik ?Jangkauan media adalah faktor terakhir dalam menentukan target konsumen. Media seperti apa yang dibutuhkan untuk mengenalkandan mempromosikan program pariwisata dan objek wisata di Medan.


adalah bukan sesuatu hal yand Anda lakukan tehadap produk, tetapi sesuatu yang Anda lakukan terhadap otak calon konsumen (Ries & Trout, 1986). Positioning Positioning bukanlah strategi pemasaran, tetapi strategi komunikasi untuk menempatkan pengetahuan konsumen tentang produk di otak sang konsumen. Yang harus ditekankan adalah bagaimana pemerintah mampu mengonsep sedemikian rupa program pariwisata bagaimana calon pelanggan menyimpan informasi itu di dalam otaknya.


Ada berbagai macam metode yang dapat kita gunakan, salah satunya adalah metode positioning berdasarkan perbedaan dan keunikan produk. Pemerintah harus sekali lagi mengonsep sesuatu yang unik dan berbeda dari pariwisata yang lain. Kita memiliki banyak keunikan salah satunya adalah budaya dan objek wisata yang menarik.Kita tekankan saja sebuah opera kolosal budaya Batak dengan musik klasik ataupun techno yang diadakan di tengah Danau Toba.


Positioning yang kita dapatkan adalah konsumen yang kita bidik akan menganggap Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki budaya dan objek wisata yang menarik, juga sekaligus mampu mengkombinasikan hal tersebut dengan namanya modernitas.


Pariwisata adalah salah satu sumber pemasukan dan devisa negara yang besar. Sampai saat ini pariwisata Indonesia sudah cukup bagus dan baik untuk pemasukan daerah. Tetapi, kalau memang pariwisata Indonesia khususnya Medan bisa dibuat lebih baik dan dikelola secara profesional, bukan tidak mungkin kita bisa mandiri tanpa adanya campur tangan dana asing untuk membantu pemerintahan. Mulailah buat sebuah perubahan untuk kepentingan bersama dan industri pariwisata setidaknya bisa menyelamatkan kita dari krisis. ***** ( Drs. Safrin, MSi : Praktisi Pemasaran Dosen FISIP USU )


comments | | Read More...

Popular posts

 
Home
Copyright © 2013. Berita Unik Indonesia . All Rights Reserved.