News Update :

Lewat "Ring of Fire", WWF Kampanyekan Potensi Panas Bumi

Penulis : Citey Soe on Sunday, October 27, 2013 | 9:41 AM

Sunday, October 27, 2013

Jakarta - Dalam upaya mengkampanyekan pemanfaatan panas bumi (geothermal) sebagai satu sumber energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Filipina, World Wildlife Fund (WWF) gencar mempromosikan program 'Ring of Fire' (Cincin Api).


'Seperti diketahui, energi panas bumi bisa dimanfaakan sebagai salah satu sumber pembangkit listrik yang bisa di optimalkan secara berkelanjutan, minim dampak sosial, dan ramah lingkungan,' jelas Indah Sari Wardhani, Koordinator Program Ring of Fire WWF Indonesia, jelang keberangkatan rombongan wartawan dan kementerian terkait, ke Pusat Pembangkit Listrik Panas Bumi Mount Apo, Filipina, Minggu (27/10).


Kunjungan ke Pusat Pembangkit Listrik Panas Bumi Mount Apo, Filipina, yang merupakan rangkaian 'Ring of Fire' ini, dimaksudkan untuk mendukung pengembangan energi terbarukan, khususnya dalam mempercepat pemanfaatan panas bumi di Indonesia.


'Lewat program 'Ring of Fire' ini, WWF memiliki target pada tahun 2015, dapat terjadi perubahan menuju pemanfaatan panas bumi (geothermal) sebagai sumber energi terbarukan dan rendah emisi karbon,' tambahnya.


Menurut WWF, Indonesia mempunyai potensi energi panas bumi yang paling potensial dan terbesar di dunia, dengan kapasitas mencapai 29 Giga-Watt. Sayangnya, kata dia, potensi panas bumi tersebut belum tergarap secara maksimal, karena baru termanfaatkan sekitar 1,2 Giga-Watt.


'Padahal, kebijakan energi nasional telah manargetkan panas bumi sebagai sumber energi, dapat menyokong 5 persen energi nasional pada 2025 mendatang. Namun, sampai saat ini pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi, baru mencapai angka sekitar 1 persen,' lanjut Indah.


'Uniknya, Filipina yang mempunyai sumber energi panas bumi lebih kecil ketimbang Indonesia, malah telah berhasil memanfaatkan sekitar 14,4 persen dari potensi geothermal yang dimilikinya,' pungkasnya.


comments | | Read More...

Dibuka, Pre Order LG G Pro Lite dengan 'Cash Back'

Skalanews - LG Mobile Communications telah mengumumkan produk terbarunya LG G Pro Lite secara global.


Pascadua minggu, LG Mobile Communications Indonesia mulai membuka opsi pesan awal (pre order) untuk smartphone berlayar 5,5 inci itu.Dengan harga pembukaan Rp3,799 juta, peminat pada masa pesan awal ini akan mendapatkan kesempatan cash back hingga mencapai Rp500 ribu.


Demikian pernyataan LG Mobile Communications Indonesia dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta. Minggu (27/10).Berlangsung sepanjang sepuluh hari terhitung sejak 25 Oktober, berbagai penawaran khusus lain bakal melengkapi langkah awal pemasaran smartphone layar lebar tersebut.'Lebih dari sekedar smartphone layar lebar, LG G Pro Lite kami persiapkan sebagai perangkat yang membawa sensasi dan pengalaman smartphone premium pada pengguna yang lebih luas dengan harganya yang lebih terjangkau,' ujar Product Marketing Head - LG Mobile Communications Indonesia, Adinda Nesvia. LG G Pro Lite, ia mengungkapkan, adalah jawaban LG atas tren smartphone layar lebar yang semakinmeningkat di Indonesia.Diperkenalkan perdana secara global pada 11 Oktober lalu, LG G Pro Lite memiliki bentang layar 5.5 inci.


LG tetap mempercayakan pada teknologi panel IPS untuk reproduksi kekayaan warna dalam kesan natural dan keluasan sudut pandang bagi smartphone berbasis Android 4.1.2 Jelly Bean ini. Meskipun hadir dengan layar lebar, rancangan smartphone dual SIM ini dibuat dengan terapan bingkai tipis untuk membuatnya tetap ramping bagi kenyamanan pada pengoperasian dengan satu tangan.Baterai berdaya besar mencapai 3,140mAh menjadi kekuatan untuk memasok segala kebutuhan daya bagi smartphone berdapur pacu dual core ini.


Sengaja ditanamkan bagi penggunaan optimal berbagai fitur-fitur menarik yang biasanya hanya bakal ditemui pada seri smartphone premium besutan LG. Fitur menarik yang dimaksud termasuk diantaranya Pause and Resume Recording yang memungkinkan pengguna untuk merekam berbagai kejadian menarik dalam cuplikan-cuplikan dan kemudian merangkainya menjadi kreasi sebuah video rangkuman utuh.Disamping itu, ada pula fitur ' Quick Memo' yang memungkinkan pembuatan catatan kecil pada tampilan layar manapun dalam LG G Pro Lite tanpa mengharuskan pengguna untuk mengakses aplikasi terpisah.


Sebuah stylus pen pun turut disertakan untuk memberikan kenyamanan pada penggunaannya.Menemani pengguna dengan hobby travelling, ada QTranslator yang bakal mengubah LG G Pro Lite ini menjadi kamus digital dengan kemampuan menerjemahkan kata dan kalimat langsung dari gambar yang diambil melalui kameranya.Dengan keberadaannya, tak perlu lagi kerumitan untuk membolak-balik kamus hanya demi mendapatkan informasi yang menggunakan bahasa setempat.


Hal ini karena Qtranslator memiliki kekayaan sumber data yang membuatnya mampu menterjemahkan hingga 64 bahasa. Untuk pengalaman penggunaan yang lebih menyenangkan, LG tak segan menanamkan fitur KnockOn pada LG G Pro Lite. Diperkenalkan perdana pada LG G2, smartphone seri tertinggi LG saat ini, fitur ' KnockOn' ini membuat pengguna dapat mengaktifkan LG G Pro Lite cukup dengan dua ketukan lembut pada layarnya. Khususnya bagi penikmat musik, LG menyematkan fitur ' FM Music Collector.' Fitur ini memungkinkan pengguna untuk merekam simpan berbagai lagu kesukaannya langsung dari siaran radio FM.Uniknya, fitur ini dapat memisahkan lagu dengan suara penyiar yang terkadang menyertai di tengah lagu diputar.


Hasilnya, pengguna mendapat rekaman lagu utuh yang terbebas dari suara-suara lain yang tak diinginkan. Kenikmatan audio ini semakin lengkap karena LG menanamkan dual speaker untuk memberikan performa audio lebih mantap baik dengan ataupun tanpa headphone. Lebih dari sekedar harga spesial, seluruh peminat pada masa pesan awal ini juga akan mendapatkan tambahan paket berupa power docking dari CAPDASE. Desain khusus perangkat ini memungkinkan penggunanya melakukan pengisian daya baterai sembari menikmati tontonan film dari layar lebar LG G Pro Lite. Sementara untuk mendukung keterhubungan pengguna dengan internet, XL memberikan paket data sebesar 1.2 GB setiap bulan yang berlaku sepanjang tiga bulan pemakaian tanpa harus dibebani dengan kewajiban isi ulang pulsa. [mad/ant]


comments | | Read More...

Berburu Kostum Halloween di Splendor Jakarta

Jakarta - Walaupun tradisi Halloween tidak secara resmi dirayakan di Indonesia, namun ada sebagian masyarakat yang ikut merayakan dengan mengenakan berbagai kostum. Namun, banyak orang yang bingung mencari butik penyewaan kostum yang pas dikenakan untuk perayaan Halloween.


Padahal di Jakarta, ada butik yang menyediakan beragam kostum unik untuk perayaan tradisi tersebut. Salah satunya adalah butik Splendor. Butik ini menyediakan berbagai kostum untuk dewasa, mulai dari kostum mayoret, polisi, pilot, hingga karakter kartun maupun film seperti Minion, Angry Birds, Wonder Woman, dan Captain America.


Pengelola Splendor, Dewi Soekardjo mengatakan, sebelum dan sesudah Halloween butiknya ramai oleh pelanggan yang menyewa kostum.


'Biasanya ramai saat Oktober untuk Halloween. Namun pengunjung di hari biasa juga ada dari kantor-kantor, asuransi, atau acara ulang tahun, foto buku tahunan sekolah,' ujar Dewi saat ditemui di butik Splendor di Jakarta, Minggu (27/10).


Splendor hadir sejak 2011. Pada awalnya, Dewi membuka pesanan jahitan dan para pelanggannya banyak yang memesan kostum. Namun para pelanggannya kebingungan karena kostumnya hanya dipakai sekali saja.


'Banyak pelanggan yang bingung kostumnya hanya dipakai sekali. Akhirnya saya minta kostumnya dari pelanggan dan dikasih. Akhirnya ada butik ini,' ujar ibu dua anak ini.


Dewi mengatakan, sebetulnya butik kostumnya khusus untuk dewasa, namun karena banyaknya permintaan dari pelanggan untuk menyediakan kostum anak-anak, Splendor akhirnya menyediakan kostum tambahan untuk anak-anak.


'Untuk kostum lebih 300 kostum, mayoritas buat sendiri. Namun sebagian lagi ada yang kami beli lalu kamu buat lagi, ada desain dari internet lalu kami modifikasi,' tambahnya.


Splendor yang terletak di Jalan Kemang Raya No.31, lantai dua, Jakarta ini, buka pada Senin hingga Sabtu pukul 10.00-19.00 WIB, serta memiliki kisaran harga sewa Rp 50.000 untuk aksesoris dan Rp 100.000 hingga Rp 450.000an untuk kostum lengkap.


comments | | Read More...

"KunoKini" Ingatkan Anak Muda Kembali ke Akarnya

Penulis : Citey Soe on Saturday, October 26, 2013 | 5:51 AM

Saturday, October 26, 2013

Jakarta - Grup musik KunoKini yang dikenal kaya akan instrumentalia tradisional Indonesia ini tampil atraktif di minggu 'Senandung Nusantara' yang dipersembahkan Galeri Indonesia Kaya, Sabtu (26/10) petang.


Grup yang telah berkunjung ke Jerman, Belanda, dan Australia ini berhasil menghidupkan suasana akhir pekan di pusat perbelanjaan Grand Indonesia West Mall lantai 8 dengan alat-alat musik asli Indonesia.


Bunyi-bunyian seperti Seruling Bambu, Kerang Irian, Gendang Jawa, Kolintang, Rebana Biang, Saluang, hingga krecekan, berpadu dengan bunyi-bunyian negara lain seperti terompet, bass, dan sebagainya.


Untuk penampilannya kali ini, KunoKini mempersembahkan komposisi musik uniknya berjudul 'Kembali Ke Akar'.


Dalam durasi satu jam, mereka berhasil menghadirkan kolaborasi suara dan visual yang menceritakan perjalanan seorang pemuda Indonesia mencari jati diri dalam berbangsa, dan selalu terpanggil untuk kembali ke akarnya.


'Lewan pertunjukan ini, kita ingin mencoba 'mencolek' anak-anak muda untuk tidak lupa pada akarnya sebagai bangsa Indonesia. Tidak masalah bila kalian pakai barang Barat atau Timur. Hari ini pun kaos saya buatan Amerika, tapi saya juga pakai celana galembong. Maksudnya, jangan pernah takut untuk menyatukan hal itu, asalkan tetap kembali ke akarnya,' pesan Bebi, personel KunoKini.


KunoKini sendiri terbentuk setelah Bebi dan Bhismo berkolaborasi bersama dalam Festival Folklore di Wismar, Jerman pada tahun 2003. Sejak saat itu, mereka semakin bersemangat menghidupkan antusiasme dan nasionalisme memanfaatkan kekayaan instrumentalia tradisional milik Indonesia.


comments | | Read More...

Pandangan "Si Tukang Kain" tentang Kekinian

Penulis : Citey Soe on Friday, October 25, 2013 | 3:36 AM

Friday, October 25, 2013

Jakarta - Di hari terakhir Jakarta Fashion Week (JFW) 2014, desainer kain yang lebih senang disebut 'tukang kain', Josephine Komara mengantarkan koleksi terkininya yang diberi tajuk 'Indonesia Memanggil'. Obin -demikian ia akrab disapa- ingin menceritakan persepsinya tentang keadaan masa kini.


Dikemas dalam pagelaran beratmosfer ringan dan santai, Obin memamerkan kebolehannya dalam mendesain kain. Terbagi menjadi beberapa babak, pagelaran yang dihelat Obin --seperti sebelum-sebelumnya, selalu mengundang komentar jahil, decak kagum, dan tepuk tangan meriah.


Pagelaran dibuka dengan koleksi kain-kain berwarna gelap dengan motif yang halus. Kain-kain ini dibentuk menjadi celana dan rok unik. Mulai dari celana harem, celana pantalon, hingga rok siluet A, semua dari bahan kain kreasi BINhouse, label milik Obin.


Kain-kain ini menjadi bergaya segar dan terkesan modern, apalagi dengan paduan atasan berdesain unik, seperti kebaya bertudung, potongan asimetris, bahkan dari bahan see-through di punggung. Ini berlanjut ke segmen berikutnya yang menunjukkan kesan 'nyeleneh'.


'You don't have to be rich to be my girl. Don't have to be cool to rule my world'. Lagu berjudul Kiss dari Prince menghentak mengiringi model-model saat memamerkan koleksi dari segmen kedua. Alunan lagu memberi kesan santai dan muda. Penampilan tak biasa di panggung Obin kembali menyita perhatian hadirin.


Sebagian mengucap kalimat-kalimat yang sifatnya menduga-duga. Sebab, bukan saja koleksi yang unik, seperti legging bermotif dan celana perpaduan kain dan jersey polos. Namun karena tingkah para model.


Satu per satu model muncul di runway dengan tingkah yang bergaya 'slengean'. Kesan cuek dan malas-malasan muncul dari gaya para model. Sepintas, bisa disimpulkan, tak harus kaku dalam menggunakan kain tradisional.


'Di koleksi kali ini ada sequence orang jalan santai dan bergaya street wear, itulah keadaan yang ada sekarang [di masyarakat]. Itu yang ingin saya tampilkan. Lalu masuk ke sequence Indonesia Memanggil, menunjukkanuntuk kembali ke perempuan Indonesia. Dari tulisan saya (dalam siaran untuk pers berbentuk puisi), menggambarkan, setingginya kita berusaha mengejar bulan, kita harus tetap berpijak, supaya jadinya bertumbuh.Kalau ikut terbang dan kaki tak menapak, artinya melayang,' kata Obin sambil menyerahkan kembali kepada masing-masing orang untuk menginterpretasikan maksudnya, saat ditemui di Fashion Tent, Senayan City, Jakarta, Jumat (25/10).


Sesi yang ditampilkan berikutnya adalah koleksi busana klasik perempuan Jawa yang ayu nan manis dengan pengenaan kebaya kutu baru dan encim, lengkap dengan kain berwiron rapi. Tentu, sebagai pecinta kain tradisional, tak afdol bila tidak menunjukkan koleksi kain dengan model lemah lembut.


Tahun ini Obin terlihat lebih tegas dalam permainan tabrak warna, seperti kebaya warna kuning dengan selendang ungu. Kebaya biru, selendang oranye, dipadu kain paduan cokelat tua, kuning, emas. Ada pula kebaya fuchsia dengan selendang hijau dan kain bermotif abstrak berwarna ungu-cokelat.


Ada pula beberapa tabrak motif antara atasan dan bawahan, misal kebaya encim bermotif garis dengan kain motif cetak kotak-kotak yang berbeda tingkat warna. Babak terakhir, Obin meminta model-modelnya membentangkan kain-kain karyanya sambil menari-nari.


'Itu untuk memamerkan karya-karya kain kami,' jelas Wita sang desainer busana/ total look saat ditemuiBeritasatu.com usai peragaan.


Dijelaskan Wita, untuk koleksi kali ini, tidak banyak penggunaan teknik baru. Beberapa teknik yang digunakan adalah teknik batik, namun dimodifikasi dengan teknik cabik, teknik cubit, patchwork, pecah bola, dan lainnya menggunakan kain yang diproses batik.


Saat bincang dengan wartawan, Obin menekankan, saat pagelaran, ia bagai juru bicara untuk ribuan perajin yang bekerja untuknya. 'Koleksi ini dibuat oleh ribuan perajin. Kancing, tenun, jahit, semua pakai tangan. Sebanyak 80 persen koleksi ini dibuat dengan tangan. Setiap helai dibuat berbeda-beda, teknik pun berbeda, motif juga berbeda-beda. Saya hanya spokeperson,' jelasnya merendah.


Bukan Obin jika tak menimbulkan kesan mendalam di peragaannya. Di akhir pertunjukan, Obin muncul di panggung sembari membawa kain berwarna merah dengan untaian bunga yang ia kalungkan di pundak pendiri Femina Group, Pia Alisjahbana. Terlihat beberapa orang menitikkan air mata saat melihat Obin juga menitikkan air mata di panggung sambil menggenggam tangan Pia.


Di penutup kalimat jumpa pers, Obin mengucap, inti dari pagelarannya kali ini adalah, 'Maju ke depan, ke dunia masa kini. Tanpa meninggalkan asal-usul dan jati diri.'


comments | | Read More...

Transaksi Pasar Ibuh Rp2,5 M dalam 2 Jam

Penulis : Citey Soe on Thursday, October 24, 2013 | 10:07 PM

Thursday, October 24, 2013

Transaksi Pasar Ibuh Rp2,5 M dalam 2 JamPadang EkspresPadang Ekspres • Berita Pembangunan • Jumat, 25/10/2013 11:57 WIB • Redaksi ... Sehingga menjadi pertanyaan besar bagi sejumlah pimpinan daerah di seluruh Indonesia saat Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi mempresentasikanya pada kesempatan Rakornas ...
comments | | Read More...

Nikmati Beragam Keuntungan Sempena HUT ACE ke

Nikmati Beragam Keuntungan Sempena HUT ACE ke-18Riau TerkiniDi tahun 2011, gerai ACE Hardware yang berlokasi di Living World-Alam Sutera dengan luas 15.000 m2, mencatat rekor MURI sebagai Pusat Perlengkapan Rumah Tangga dan Gaya Hidup Terbesar di Indonesia dan sekaligus penghargaan Largest ACE Store on Earth ...
comments | | Read More...

Popular posts

 
Home
Copyright © 2013. Berita Unik Indonesia . All Rights Reserved.